Desa Sugi, Marancar – Suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan kegiatan Jinggel Glari Pelangi yang diselenggarakan di Desa Sugi, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan. Kegiatan ini mendapat perhatian dan antusiasme tinggi dari masyarakat, khususnya anak-anak yang menjadi peserta utama dalam berbagai rangkaian acara yang telah dipersiapkan.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ibu Bupati, Ibu PKK Desa Sugi, serta anak-anak Desa Sugi yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan keceriaan. Kehadiran para tamu dan peserta semakin menambah semarak suasana, sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan yang bertujuan meningkatkan kreativitas, kebersamaan, dan semangat belajar anak-anak.
Dalam kegiatan Jinggel Glari Pelangi, peserta mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan hiburan yang dirancang untuk mengembangkan potensi anak sejak dini. Selain memberikan pengalaman yang menyenangkan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah desa dalam menciptakan lingkungan yang positif bagi tumbuh kembang generasi muda.
Ibu Bupati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap agar program-program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan yang melibatkan anak-anak memiliki peran penting dalam membangun karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, serta meningkatkan kreativitas mereka.
Masyarakat Desa Sugi menyambut baik kegiatan ini dan berharap Jinggel Glari Pelangi dapat menjadi agenda rutin yang membawa manfaat bagi anak-anak dan seluruh warga. Dengan semangat kebersamaan yang tercipta, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat tali silaturahmi serta menjadi inspirasi bagi lahirnya berbagai program positif lainnya di Desa Sugi.
Kegiatan Jinggel Glari Pelangi menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan keluarga dapat menciptakan ruang yang penuh warna, edukatif, dan menyenangkan bagi generasi penerus bangsa.
Keterangan Foto
Ibu Bupati bersama Ibu PKK Desa Sugi dan anak-anak peserta kegiatan Jing